09
Jan

Tidak Perlu Panik, Lakukan 5 Tips Ini Saat Rumah Anda Dilanda Banjir

Sudah memasuki musim penghujan, beberapa hari di daerah Surabaya, Gresik dan sekitarnya dilanda banjir. Banjir bisa datang kapan saja.
Anda tidak perlu panik, ada 5 tips yang bisa dilakukan saat banjir melanda rumah anda.

 

Banjir melanda sejumlah kawasan di Surabaya, Gresik dan sekitarnya. Curah hujan yang tinggi menjadi salah satu penyebabnya.

Curah hujan tinggi, drainase buruk, banjir kiriman Kali Lamong dari Mojokerto, sampah di sungai, berkurangnya jumlah waduk dan danau, rawa yang mengering, ombak yang tinggi, hingga perubahan iklim menjadi penyebab banjir di beberapa daerah di Gresik.

Bagi anda yang tinggal di Surabaya, Gresik dan sekitarnya memang harus bersiap menghadapi banjir. Bencana ini menjadi salah satu bencana yang rutin terjadi di Indonesia.

Saat banjir terjadi, mungkin anda mengetahui ada teman atau saudara yang baru mengalami banjir. Atau anda sendiri yang tiba-tiba mengalaminya.

Tidak jarang, ada sebuah kawasan dilanda banjir padahal sebelumnya tidak. Atau malah sebaliknya, biasanya banjir malah hanya tergenang air saja.

flooding interior

Kalau tinggal di Indonesia, anda mesti memahami mitigasi bencana. berikut ini lima tips yang bisa dilakukan saat banjir melanda rumah anda.

  • Mematikan Aliran Listrik

Saat banjir mulai melanda rumah, anda harus melakukan antisipasi. Air bisa naik dengan cepat. Anda sebaiknya mematikan aliran listrik. Hal ini dilakukan agar anda dan anggota keluarga lainnya tidak terkena sengatan listrik.

Langkah selanjutnya adalah mencabut semua peralatan listrik seperti televisi, dispenser, lemari es, microwave, AC, radio, dan lainnya. Anda harus menaruh peralatan elektronik di tempat yang tidak terkena air.

Jangan lupa untuk menyelamatkan sejumlah barang penting seperti dokumen. Anda tidak bisa menyelamatkan semua barang termasuk mobil atau motor. Jadi anda harus melakukan prioritas.

  • Mengungsi Ke Tempat Lain

Air bisa meninggi dengan cepat. Kalau di rumah anda ada orang lanjut usia atau balita, sebaiknya anda harus mengungsi ke tempat lain. Apalagi jika rumah anda hanya satu lantai dan tidak memiliki lantai dua.

Jangan menunda untuk mengungsi lantaran hal ini akan menyulitkan anda terutama jika ada lansia, balita, dan ibu hamil. Hati-hati saat keluar rumah. Jangan lupa untuk mengunci pintu.

Anda bisa langsung menuju ke tempat yang tinggi agar terhindar dari banjir. Jika ada tempat pengungsian sementara, anda bisa menuju tempat tersebut. Pilihan lainnya adalah tinggal di rumah saudara atau teman.

  • Hati-Hati Saat Evakuasi

Saat anda melangkah ke luar rumah dan menuju tempat evakuasi, anda harus berhati-hati dengan banyak hal. Aliran air bisa saja deras dan menyulitkan anda saat mengungsi.

Ketika banjir, ular juga bermunculan dan berenang di air. Saat banjir kemarin dibeberapa lokasi di Indonesia, warga menemukan sejumlah ular bukan? Anda harus mewaspadai hal ini terutama saat mengungsi bersama lansia dan balita.

Setelah anda berhasil mengungsi, jangan lupa untuk membersihkan diri dengan air bersih dan sabun. Air banjir tentunya sangat kotor dan bisa menyebabkan penyakit.

  • Hindari Menggunakan Mobil Atau Berjalan Jika Air Tinggi dan Deras

Kalau air meninggi dengan cepat dan aliran air deras, sebaiknya anda tidak menggunakan mobil atau anda memilih untuk berjalan. Hal ini sangat berbahaya meskipun anda bisa berenang.

Jika air tinggi, namun tenang, anda bisa memilih untuk berjalan. Namun, anda harus berhati-hati dengan lubang atau saluran air.

  • Memberitahu Sahabat dan Kerabat Mengenai Situasi dan Kondisi Anda

Saat rumah anda dilanda banjir, sebaiknya anda memberitahu kerabat dan sahabat terdekat. anda harus menghubungi orang tua, mertua, dan lainnya. Siapa tahu mereka bisa menjadi tempat anda mengungsi untuk sementara waktu.

Setelah anda bisa mengungsi, anda juga harus mengabarkan kepada mereka. Jangan sampai orang-orang terdekat anda khawatir dengan situasi dan kondisi yang anda alami.

 

Semoga tips ini bermanfaat untuk anda dan keluarga dan tetap selalu hati-hati.